News from candrawijayatara




























  1. It sounds like you simply don't like the source that I gave you because it doesn't fit your current view.

  2. Nah, gue setuju setuju aja kok sama argumen lu, ya bebas kalau mau pake argumen yang mana kalau mau beragama. Cuman kalau bersikap konformis juga tanpa ngerti background kenapa - kenapanya ya masuknya Taklid. Sama kek mungkin lu bisa setuju / ga setuju pandangan soal Jilbabnya Quraish Shihab, tapi setuju atau ga setuju lu ya basisnya harus ilmu, bukan karena mbebek gatau apa - apa.

  3. Ya karena kalau terlalu general kita gatau kan? Negara maju itu Korea, Jepang, Singapore, dan negara Eropa Barat beda - beda valuenya.

  4. Ya udah jelas dosa makanya aibnya ditutupin, bukan disebarin... Logika shaming kek gini ga ada bedanya sama orang yg grebak - grebek hotel melati "demi menegakkan agama".

  5. Itu yg ketiga Mahfud Aminnya ganti aja, kayaknya sih ada vibe - vibe orang yg suka AFK pas lagi midgame.

  6. Yaah, lagi2 insiden orang berpikir penetration adalah ~ultimate sin~ pfft.

  7. Again, penetration bukan crime. Orang mau experience pleasure dengan cara apa lagian bukan urusanku.

  8. Ini gw yakin bukan pantheisme sih. Jelas banget ini tipikal teks Islam tasawauf/sufisme yang, sepahaman gw yang terbatas, ingin mengajarkan konsep:

  9. Anjir Joko Wick keren tuh semisal dibikin film kek The Night Comes for Us.

  10. Gw belajar dari setahun sblumnya, ikut BTA dulu. Dan masuk (walaupun pilihan kedua).

  11. Atau orangnya kalau belajar strategis. Ndak usah babibu "ngehafal". Gue juga dulu baru sadar pendidikan di Indo itu kek 💩 isinya jarang ada yg ke pemahaman materi tapi grinding ngerjain soal sama nyelesein masalah pake pakem yg udah dikasih sama guru.

  12. Iya strategis, menggunakan probabilitas untuk milih a,b,c,d,e.

  13. In the end namanya test ya nguji seberapa besar skor kamu, bukan seberapa pintar kamu. Ndek kamu pinter tapi lagi apes sakit pas ngerjain test ya percuma haha

  14. pulang dr holywings, terus dapet hook up apakah jadi holyfuck?

  15. Bukannya ada buku kumpulan legenda daerah ya? Gue dulu pas kecil pernah baca buku itu dan disitu juga ada kisah dari daerah timur. Kalau soal bahasa emang susah kalau pemerintah daerahnya ga bikin dan merjuangin dewan bahasanya sendiri.

  16. Gw pernah lomba debat. Topiknya legalisasi miras. Lawan gw.. “dilarsng agama”

  17. Ilmu agamanya cetek berarti kalau masalah kompleks kayak legalisasi miras langsung pake kartu "dilarang agama".

  18. Ya karena islam bukan ras, tapi agama. Sebagian orang ga suka dengan ajaran islam tapi ga berani nyerang islamnya, makanya dikotak-kotakkan, misalnya kalau islam arab ya kata mereka pakai hijab lebar, kalau islam indonesia nggak. Kalau ada orang indo yang begitu berarti mereka arab wannabe. Padahal islam itu kan Quran, bukan orang arab. Harusnya bilang aja, kenapa sih kok orang indonesia makin ke sini makin taat dengan Quran.

  19. Ya semenjak narasi penafsiran Islam yg intoleran dibiarkan nyebar. Sebenernya gak dari zaman SBY sii, dari zaman Pak Harto mau lengser juga pengawasan terhadap ideologi udah mulai kendor karena mau rangkul sana - sini, mungkin pak SBY ndak mau dikatain otoriter aja makanya ga diawasin, imejin semisal SBY yg bekgroundnya militer trus "keras sama Islam" nanti para SJW pembela demokrasi dan Islamist bersatu koar - koar. 🤓

  20. Salah si engga, ngeselin iya. Seakan2 sekarang semua demi depan kamera. Kalo mau ngadu elektabilitas kenapa ga ngadu di debat capres?? Debat capres secara ideal kan untuk menaikan elektabilitas.

  21. Ya dimana mana politisi kek gitu lah 🤣 at least mendang - mending ga make narasi - narasi sesat kek Donald Bebek.

  22. Klo di pikir2, politikus begini ngeselin ga sih, msih ada +-2 thn lg loh sebelum pemilihan, kenapa g fokus yg sekarang dlu jd bener sebelum mulai lanjut jd presiden??

  23. nah. lebih ke udah ngeikhlasin. namanya bencana ga tau datangnya.

  24. Ndek ada orang taruh kabel yg kesambung sama sumber tegangan tinggi sembarangan, trus ada oyg kesetrum bisa walk free gitu aja pake alasan "Ini adalah musibah, tolong ikhlaskan saja🙏"?

  25. It's does apply with Belanda too, dear Indon pls don't culturally appropriate Netherland culture without having Netherlander in the construction, like that giant ass Jakarta dam. Indon is not as capable as superior Netherlands

  26. Akibat kurang piknik. Padahal di kebudayaan lain juga cium gitu dianggapnya sebagai tanda keakraban, kek cipika cipiki. Di satu sisi mungkin juga akibat media gembar - gembor "LiGhTYear FiLm Yg MeMprOmOte LGhd+"

  27. Kock kamu ngomong gitu? Sedih gue sama si cwknya 😔 salah dia hanya satu, lahir di backward 3rd world country dimana nilai - nilai patriarki dan toxic masculiniti yang membelenggu cwk sangat kuat.

  28. Padahal ayahnya sendiri yang mau Papua coba, hadeh.

  29. Hubungannya apa? Kalau pindah agama, biasanya udah capek batin dan setelah pindah (harusnya) jadi membaik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may have missed